
Kemarin, menjelang laga lanjutan Arema Vs Persiwa aku sempat merinding melihat dan mendengar pernyataan Satria Budi Wibawa (manajer Arema) ketika di wawancarai antv sports, menyinggung apakah Arema akhirnya akan tampil atau memilih mengambil keputusan untuk mundur dari pentas Liga Indonesia. SBW mengatakan “Kami, manajemen Arema, merasa Aremania adalah jiwa Arema. Aremania adalah roh Arema, Aremania adalah semangat dan spirit Arema. Aremania tidak sekadar atribut yang terpasang di badan mereka. Tapi di dalam hati mereka. Arema dan Aremania, adalah satu kesatuan dalam satu jiwa. Dalam satu roh dan dalam satu spirit.”
Wow, pernyataan yang luar biasa sekali! Dan bisa dikatakan sangat mencengangkan jutaan pecinta bola tanah air. Apapun, siapapun dan bagaimanapun itu tidak mampu menyingkirkan Aremania dari kancah bola nasional. Walaupun Aremania dilarang mendukung Arema selama 3 tahun (setelah banding tim Arema ditolak BLI) tetapi sebenarnya Aremania ada, telah masuk dalam jiwa-jiwa seluruh pemain dan official Arema. Satu dalam jiwa.
Yup, kita lihat dan kita tunggu saja eksistensi Arema/Aremania kedepan. Bukan berarti pasrah dengan keadaan, bukan berarti membiarkan tanpa pembelaan dan pembenahan. Ingat lagunya D’ Kross “Kami ini Aremania, kami ada mendukung Arema, dimanapun berada kami selalu ada karena kami Aremania!”
Salam satu jiwa!
No comments:
Post a Comment